About Us  
  Franchise Business
  GNE Packages & PQ
  Products
  GNE Activities
  Star Achiever  
   Artikel & Info  
   

customer care

  • Flu Burung
  • Hipertensi Mengancam Dunia
  • Faktor Penyebab Serangan Jantung
  • Sang Virus, Yang Rutin Mengancam Jiwa
  • Air Tanah Kian Menyusut
  • Osteoporosis Menyerang Perempuan Sejak Usia Muda
  • Asma Penyebab Kematian Terbesar Kelima
  • Apa Saja Faktor Resiko Kanker Payudara?
  • Zat Tambahan Pada Pangan, Seberapa Aman?
  • Gemuk Picu Kelainan Testoteron
  • >

    ZAT TAMBAHAN PADA PANGAN,
    SEBERAPA AMAN?

    Badan kesehatan dunia (WHO) menyebutkan 8-9 persen wanita akan mengalami kanker payudara dalam hidupnya. Kanker payudara bisa disebabkan oleh banyak hal, walaupun sebenarnya penyebab kanker hanya bersandar pada faktor risiko saja, penyebab langsungnya belum diketahui pasti. Meski begitu, dengan menjauhi faktor risikonya, risiko terkena kanker pun berkurang.

    Para ahli kanker dunia baru-baru ini menerbitkan laporan mengenai penyebab dan pencegahan kanker dalam buku berjudul Food, Nutrition, Physical Activity, and the Prevention of Cancer: A Global Perspective.

    Untuk kanker payudara, antara lain disebutkan ukuran bayi saat dilahirkan ikut berpengaruh pada risiko kanker payudara. Hal ini antara lain karena penumpukan lemak tubuh sudah terjadi sejak seseorang dilahirkan. Para ahli berpendapat lemak yang menumpuk akan mempengaruhi hormon yang pada akhirnya membuat sel-sel tumbuh menjadi tidak normal dan menjadi kanker.

    Faktor lainnya adalah periode menstruasi, yakni mendapat menstruasi pertama lebih awal (kurang dari 11 tahun) atau terlambat memasuki menopause (di atas usia 60 tahun). Wanita yang mengalami kondisi itu akan mempunyai paparan hormon reproduksi estrogen lebih lama dalam hidupnya sehingga potensi tumbuhnya kanker juga lebih besar

    Faktor yang juga meningkatkan risiko untuk kanker nomor dua terbanyak diderita wanita Indonesia ini antara lain faktor keturunan, usia yang makin bertambah, tidak memiliki anak, serta kehamilan pertama di atas 30 tahun.

    Bagi wanita yang memiliki faktor risiko di atas memang perlu waspada, antara lain dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Pemeriksaan secara rutin tahap awal bisa dilakukan sendiri di rumah. Caranya dengan meraba payudara dan daerah di bawah ketiak untuk menemukan benjolan. Kanker payudara juga bisa dideteksi dengan USG dan mamografi untuk wanita yang berusia 35 tahun ke atas.

    Dalam laporan tersebut juga disebutkan, jika dikelola dengan baik sebenarnya kita bisa mengurangi risiko kanker payudara. Misalnya dengan menjalankan gaya hidup sehat, misalnya rutin berolahraga, menjauhi rokok dan alkohol, serta makanan berlemak. Menyusui juga direkomendasikan untuk mengurangi risiko munculnya kanker payudara.


    Penulis: An


     


    (Artikel bersumber dari Kompas Online, Senin, 11 Desember 2007).

    HOME

    GNE CAR ACHIEVEMENT
     


    NEWS
     

    PROMO


    TESTIMONIAL
     
    [ Home ][ News ][ Promo ][ Testimonial ][ Success Story ]
    Copyright@2007 PT. GNE Indonesia All Right Reserved