Q & A  |  Site Map  
   
 
GnE WEB LOGIN
     
  User ID :  
  Password :  
         
   


 
TERJEBAK MACET 1 JAM BISA PICU SERANGAN JANTUNG  

 
Artikel
   
 

Boston, Berhati-hatilah buat orang dengan gangguan jantung atau paru-paru saat menghadapi kemacetan parah. Paparan polusi lalu lintas di tengah kemacetan selama 1 jam bisa memicu kematian jantung mendadak.

Polusi lalu lintas memang berbahaya bagi siapapun, tak terkecuali individu yang sehat. Tapi risiko tersebut akan semakin besar bila terjadi pada orang dengan gangguan jantung atau paru-paru.

Berdasarkan pemantauan dengan menggunakan alat portabel 24 jam, yang dipakai oleh pasien penyakit paru-paru dan penyakit jantung atau pernah serangan jantung sebelumnya, menunjukkan adanya hubungan antara penurunan detak jantung dan paparan polutan udara yang berkaitan dengan lalu lintas, seperti unsur-unsur karbon dan nitrogen dioksida.

Temuan baru-baru ini bahkan menambahkan bukti hubungan jangka pendek yang terkait antara penurunan detak jantung dan polusi lalu lintas.

"Hal ini juga dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa studi sebelumnya menemukan bahwa orang memiliki peningkatan risiko serangan jantung hanya dalam waktu satu jam setelah terjebak dalam kemacetan," jelas peneliti Harvard School of Public Health, dalam siaran berita universitas seperti dilansir dari MSNNews, Senin (19/7/2010).

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine edisi Juli.

Menurut studi itu, paparan tinggi dari polusi lalu lintas dapat menurunkan variabilitas denyut jantung. Penurunan ini merupakan faktor risiko terjadinya kematian jantung mendadak.

Penurunan variabilitas detak jantung atau heart rate variability (HRV) adalah suatu ukuran kemampuan jantung untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, yang mengindikasikan lemahnya kontrol jantung oleh sistem saraf otonom.

Penelitian yang dilakukan Harvard School of Public Health ini tidak menemukan adanya kaitan yang signifikan antara penurunan HRV dengan tingkat polusi udara di lingkungan tempat tinggal partisipan tapi hanya terjadi di jalanan yang macet.

(mer/ir)

 
 
 

Sumber : detiks.com, juli 2010

Penulis : Merry Wahyuningsih

 
  ARTIKEL TERBARU :
  - Rokok Ganggu Penyerapan Vitamin dan Darah di Tubuh
  - Pasien Stroke yang Bisa Silangkan Kaki Lebih Cepat Pulih
  - Pengobatan Asma ala Rumah
 
   
  ARTIKEL LAINYA :
  Kumpulan artikel-artikel sebelumnya, tentang dunia kesehatan dapat dilihat disini!!
   
 
Q & A SITE MAP
 
 
Copyright©2007-2011. Global Network Explorer. All Right Reserved.
Best Viewed in 1024x768 resolution.