Agar hasilnya konsisten dan terpercaya, pengukuran dilakukan pada setiap fase yang sama. Menurut peneliti, fase yang paling mudah untuk diamati adalah di sekitar awal siklus yakni sebelum atau sesudah menstruasi.
Dikutip dari Healthday, Rabu (11/8/2010), fluktuasi kadar kolesterol paling tampak di sekitar masa subur. Tepat pada puncak masa subur, kadar HDL (kolesterol baik) akan melonjak dibandingkan pada fase yang lain.
Fase tersebut merupakan puncak kenaikan hormon esterogen. Dimulai pada fase tersebut, kadar LDL (kolesterol jahat), trigliserida dan kolesterol total mengalami penurunan dan mencapai titik terendah sesaat menjelang menstruasi.
Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian di Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development. Hasilnya dipublikasikan baru-baru ini dalam edisi terbaru Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.
Pemeriksaan ini melibatkan sejumlah partisipan wanita, dengan hanya 5 persen yang memiliki kadar kolesterol total di atas 200 mg/dL. Namun dalam 14 kali pemeriksaan yang dilakukan pada waktu yang acak, 19,7 persen partisipan mencapai kadar tersebut sedikitnya dalam 1 kali pemeriksaan.
(up/ir)
|